Pengusutan Binomo Kayaknya Rumit

 

Binary Options

Kasus Binomo rumit. Terlapor Indra Kenz, 2020 dipanggil Polda Sumatera Utara untuk diperiksa. Dua kali, mangkir. Lalu penyelidikan dihentikan. Terbaru, Jumat (18/2) mestinya ia diperiksa Bareskrim Polri. Mangkir lagi. 

Indra Kenz, dijuluki crazy rich asal Medan. Ia afiliator (tukang ngompori orang agar beli sesuatu, via online) Binomo. Atau disebut juga Binary Option.

Binomo sudah lama dinyatakan ilegal di Indonesia. Oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Sebab, Binomo bukan trading, melainkan perjudian.

Plt Kepala Bappebti, Indrasari Wisnu Wardhana, melalui akun resmi Instagram Bappebti, Selasa (15/2) menegaskan lagi (setelah ricuh Binomo): Binomo ilegal di Indonesia. Kegiatan Binomo tidak sesuai aturan yang berlaku:

"Pasal 1 angka 8, Undang-Undang no 10 tahun 2011. Tentang Perubahan atas UU no 32 tahun 1997, tentang Perdagangan Berjangka Komoditi."

Indrasari: “Apabila terjadi perselisihan antara nasabah dengan penyedia Binomo, Bappebti selaku regulator di bidang perdagangan berjangka, tidak dapat memfasilitasi nasabah dalam rangka mediasi."

Sepanjang 2021 Bappebti memblokir 1.222 domain entitas investasi ilegal di bidang PBK (Perdagangan Berjangka Komodisit). Termasuk 92 domain Binomo.

Di internasional, Binomo sudah lama dinyatakan ilegal. Di Eropa, Amerika Serikat dan Australia, dilarang.

Dikutip dari The Times of Israel, 15 February 2017, berjudul: "FBI says it's investigating binary options fraud worldwide, invites victims to come forward", Binary Options (Binomo) adalah situs penipuan.

Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika, pada saat berita itu diterbitkan, sedang menyelidiki Binomo. Polisi Israel kemudian membuktikan, bahwa itu dikelola sindikat kriminal.

Di Eropa, Binomo dilarang sejak 2019. Dikutip dari situs esma.europa.eu. 21 Maret 2019, otoritas sekuritas Eropa menyatakan, Binomo ilegal (ESMA agrees to prohibit binary options and restrict CFDs to protect retail investors, 21 Maret 2019).

Di Australia, pun idem. Komisi Sekuritas dan Investasi Australia menganggap Binomo investasi "berisiko tinggi" dan "tidak dapat diprediksi". (International Business Times AU, 14 Mei 2018: Binary Options Trading In Australia: How Safe Is It?).

Di Indonesia, problemnya, banyak orang 'main' Binomo. Lalu kalah (karena tergolong judi), kehilangan uang, lantas protes.

Salah satu afiliator Binomo adalah Indra Kenz. Ngompori melalui YouTube. Menyebut, Binomo sebagai trading. 

Soal ini, selebgram dr Tirta Mandira Hudhi, melalui YouTube, Selebgood TV, memarahi afiliator Binomo, termasuk Indra Kenz.

Tirta: "Definisi trading, artinya dagang. Trading harus analisis teknikal, analisis fundamental. Binomo ini tebak-tebakan. Judi murni. Kalau kamu (afiliator) katakan trading, namanya membodohi orang."

Dilanjut: "Kasian orang-orang awam yang nggak ngerti. Lu tuh, kaya gara-gara edukasi yang salah itu fatal, bos..."

Seorang mengaku korban Binomo, bernama Maru Nazara, menyampaikan protes via YouTube bernama Panggung Inspirasi Official, pada 19 Hanuari 2022.

Di video berdurasi 19 menit itu, Maru mengungkapkan ia 'main' Binomo dan kalah Rp 540 juta. Ia sambil menangis, mengatakan, memohon Presiden Jokowi mengusut Binomo.

Indra Kenz pada 2020 sudah dua kali dipanggil Polda Sumatera Utara untuk diperiksa. Dua kali pula ia mangkir. Lalu penyelidikan malah dihentikan.

Kuasa hukum Indra Kens, Wardaniman Larosa, dikonfirmasi pers, Kamis, 17 Februari 2022, mengatakan: Kasus itu sudah dihentikan Polda Sumut sejak 2020.

Wardaniman: "Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari klien kami, Indra Kenz, bahwa perkara tersebut telah dihentikan di tingkat penyelidikan. Ada surat keterangan dari Polda Sumut."

Surat Nomor: S.TAP/K/33/65/X/2020/Ditreskrimsus tentang Penghentian Penyelidikan. "Tertanggal 19 Oktober 2020 yang dikeluarkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Sumatera Utara," ujar Wardaniman.

Ternyata pengusutan polisi tidak berhenti. Malah lanjut. Delapan korban Binomo melapor ke Bareskrim Mabes Polri. Indra pun dipanggil, yang mestinya hadir di Mabes Polri, Jumat (18/2) untuk dimintai keterangan selaku terlapor. 

Indra mangkir lagi. Alasannya, capek, karena baru pulang dari Turki. Ia ke Turki bukan melarikan diri. Bukan. Katanya ke wartawan, karena berobat. Tidak disebut penyakitnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan kepada pers secara virtual, Jumat (18/2) mengatakan, Indra Kenz tidak hadir, karena berhalangan. Dipanggil lagi, untuk jadwal 25 Februari 2022. 

Brigjen Ramadhan: “Yang bersangkutan menyatakan bersedia untuk dimintai keterangan pada tanggal 25 Februari 2022. Perkaranya sudah dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan."

Dilanjut: "Dugaan tindak pidana judi online. Atau penyebaran berita bohong atau hoaks melalui media elektronik. Dan atau penipuan, perbuatan curang dan atau tindak pidana pencucian uang."

Tapi, status Indra Kenz masih terlapor. Belum tersangka. Walaupun sudah disiapkan pasal-pasal hukum pelanggaran Indra Kenz.

Terlapor pun disangkakan melanggar Pasal 27 ayat (2) Undang-undang Transaksi Elektronik (UU ITE) tentang perjudian online. Pasal 28 ayat (1) UU ITE tentang berita bohong yang merugikan konsumen. Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 tentang penipuan. Subsider Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). 

Sebelum diperiksa, Indra Kenz sudah meminta maaf ke korban, via Instagram, Kamis, 17 Februari 2022. Isinya begini:

"Pada kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan, karena konten binary option yang pernah saya upload."

Indra juga mengaku salah, karena mengatakan bahwa aplikasi Binomo sebagai investasi legal. "Untuk itu saya minta maaf," tulisnya.

Lha, belum diperiksa polisi, Indra kok sudah minta maaf. Padahal, ia sudah lama menghapus video berisi ajakan kepada publik agar 'main' Binomo. Sambil, memamerkan kekayaannya.

Mabes Polri sudah minta keterangan beberapa ahli dalam hal ini. Itu sebab, perkara ini cukup berlarut-larut.

Gampangnya, perkara ini terdiri dari dua hal: 

Pertama, ada orang main judi, kalah, lalu melapor ke polisi. Melaporkan marketer judi. Atau orang yang mengompori mereka berjudi. Atau afiliator Binomo.

Kedua, afiliator Binomo mengatakan, bahwa Binomo adalah trading. Bukan judi. Sebab, kalau dikatakan judi, pasti orang ngeri ikut main. Diduga, dari adanya pemain itulah afiliator menanggok keuntungan. (*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.