Akan Dibawa ke Mana, Kasus Novia?

 

Novia

Eks Bripda Randy disoroti sana-sini. Mulai warganet, partai politik, sampai menteri. Misal, warganet curigai foto Randy di dalam sel (foto: Dok Polda Jatim yang dimuat media massa). Tangannya masih terikat, janggal.

Warganet menyoroti tiga hal: 1) Gembok tergantung tidak pada tempatnya. 2) Randy sendirian dalam sel dilengkapi kasur. 3) Tangan terikat tali plastik, meski di dalam sel.

"Cuma formalitas," cuit @NastarLebihEnak.

"Mentang-mentang keluarga pelaku adalah anggota dewan dan ajudan Kapolres," tulis @Lveaby.

"Gimmick," tulis @NamaTuiter.

"Nanti kayak sang jenderal ya, dihukum tapi bebas ngapain aja sampai mukulin org juga, dan ini sandiwara apalagi," tutur @abudiraharjo. Maksudnya, merujuk anggota Polri, Napoleon Bonaparte di dalam sel, bisa memukuli dan melumuri tahi Muhammad Kace.

Mungkin, polisi yang mengambil foto itu agak terburu-buru. Sehingga kurang memperhatikan detil. Mungkin Randy saat difoto, akan dikeluarkan atau baru dimasukkan sel, sehingga tangannya masih terikat.

Menanggapi itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menegaskan, bahwa foto Bripda Randy ditahan itu bukan formalitas. Dedi memastikan, Polri tegas dan profesional dalam penanganan kasus yang menjerat Bripda Rendy. 

Dedi: "Tidak ada formalitas-formalitas. Proses tegas dan Komisi Kode Etik Polri (untuk pemecatan)," ujar Dedi saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (6/12/21).

Partai-partai, mulai dari PPP, Partai Demokrat, Partai Golkar, Komisi III DPR RI.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni kepada wartawan, Senin (6/12/21) mengatakan:

“Walaupun sudah ditetapkan tersangka aborsi, kepolisian harus terus melanjutkan penyelidikan. Jangan berhenti di sini saja. Karena dalam kasus ini ada indikasi pemaksaan dan pemerkosaan yang kemungkinan terjadi."

Sahroni berkata begitu, karena warganet ramai menyebar isu, bahwa Novia Widyasari (almarhumah) diperkosa Randy.

Soal dugaan Randy memperkosa Novia, sudah ditangkis Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko kepada pers, Senin (6/12/21), mengatakan:

"Saya sudah bilang, semua informasi kita tetap dalami. Tapi ada pertanyaan lagi, dia 3 tahun pacaran, 3 tahun lho. Kemudian dia 2 kali melakukan aborsi. Nah pertanyaannya, itu kira-kira diperkosa gak tuh. Kalau dua-duanya sepakat melakukan aborsi."

Sodokan paling keras datang dari Komnas Perempuan. Yang menggelar konferensi pers virtual, Senin (6/12/21). Di situ, Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi, menegaskan, Novia pada Agustus 2021 melapor ke Komnas Perempuan, mengalami kekerasan seksual oleh Randy.

Siti Aminah: "Betul korban (Novia) melaporkan ke Komnas Perempuan pada Agustus 2021, dan kemudian selain melaporkan ke Komnas Perempuan, korban berupaya untuk meminta bantuan terkait jeratan kekerasan seksual, korban pernah berkonsultasi dengan dua lembaga bantuan hukum di daerahnya yang menyarankan korban untuk melaporkan tindakan pelaku ke Propam Polri." 

Dilanjut: "Melalui komunikasi itu (telepon) korban lalu mengirimkan surat ke Komnas Perempuan. Isinya tentang berbagai bentuk kekerasan yang ia alami sejak tahun 2019 secara kronologis. Di situ korban menyampaikan secara detail apa yang dialaminya."

Diakhiri: "Berdasarkan kebutuhan korban untuk psikologis dan mediasi, Komnas Perempuan merujuk korban untuk mendapatkan layanan ke P2TP2A Mojokerto. P2TP2A Mojokerto sudah melakukan konseling untuk dua sesi di bulan November sampai kemudian ketika akan dilakukan sesi berikutnya korban sudah meninggal."

Jelas, Komnas Perempuan punya bukti hukum. Dalam bentuk surat dari Novia Widyasari tentang kekerasan seksual dia alami. Dan, pengaduan Novia masih diproses sampai menjelang akhir hayat Novia.

Ada kemungkinan penyidikan kasus Randy akan meluas ke sana (terkait bukti hukum milik Komnas Perempuan). Seandainya polisi meminta data tersebut. 

Tapi, bisa juga berhenti sampai di PTDH (Pemberhentian Tidak dengan Hormat) Bripka Randy Bagus. Ini sanksi terberat bagi polisi. Juga tuduhan aborsi. 

Semua tergantung Polri, akan seberapa jauh penyidikan kasus ini. Akan dibawa ke mana arahnya.

Yang jelas, dukungan publik kepada Novia sangat besar. Warganet jadi punya kesibukan. Yang bukan hoaks. (*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.