Selamat HUT Kemerdekaan RI ke-76

 

HUT Kemerdekaan RI

HUT Kemerdekaan RI ke 76 hari ini dirayakan di berbagai wilayah tanpa kerumunan. Tapi tidak mengurangi rasa syukur kepada Allah, bahwa kita merdeka.

Ucapan selamat mengalir dari berbagai kepala negara kepada Presiden Joko Widodo.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengirimkan pesan khusus kepada Presiden Jokowi isinya ucapan selamat atas perayaan HUT RI ke-76. 

Dalam pesannya, Biden menyebut membahas soal pentingnya kemitraan AS dan Indonesia saat ini.

"Atas nama Amerika Serikat, saya mengirimkan ucapan terhangat bagi Anda dan rakyat Indonesia saat Anda merayakan 76 tahun kemerdekaan pada 17 Agustus," demikian seperti disampaikan Biden melalui keterangan pers Kedutaan Besar AS di Jakarta, Senin (16/8/2021).

"Amerika Serikat sangat menghargai kepemimpinan demokratis Indonesia di Indo-Pasifik. Kemitraan strategis yang erat antara kedua negara kita sekarang jauh lebih penting dibanding sebelumnya," sebut Biden.

Ucapan selamat HUT negara atau individu, sudah jadi kebiasaan masyarakat internasional. Meskipun itu hanya formalitas, tapi jadi etika universal.

Ucapan selamat HUT Kemerdekaan RI dari para kepala negara kita sendiri, pun beragam. Disarikan dari berbagai sumber, berikut ucapan selamat HUT Kemerdekaan RI dari presiden ke presiden Indonesia:

Presiden RI pertama Soekarno, paling unik. Begini:

"Jangan mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segita tiga warna, selama masih ada ratap tangis di gubuk gubuk pekerjaan kita belum selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan banyak-banyak keringat. Dirgahayu RI."'

Presiden RI kedua Soeharto, juga unik:

"Kalau kamu ingin menjadi pribadi yang maju, kamu harus pandai mengenal apa yang terjadi, pandai melihat, pandai mendengar, dan pandai menganalisis."

Presiden RI ketiga, BJ Habibie mengutamakan SDM:

“Hanya sumber daya manusia yang ahli dan produktif saja yang dapat menghadapi tantangan dan masalah."

Presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) paling singkat, pendek:

“Kemajemukan harus bisa diterima, tanpa ada rasa perbedaan.”

Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri, ucapan khas wanita:

“Kebahagiaan kita bukan karena berkoalisi dengan kekuasaan, tetapi kebahagiaan itu akan datang ketika kita bisa tertawa dan menangis.”  

Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono paling panjang:

“Walaupun Indonesia sudah merdeka, bukan berarti perjuangan bangsa sudah selesai. Justru sebaliknya perjuangan baru dimulai. Ada banyak tantangan baru yang harus diselesaikan sebagai bentuk memperjuangkan kemerdekaan.”

Presiden RI ketujuh, Joko Widodo, juga panjang:

“Kita semua adalah penyalah harapan untuk Indonesia. Kemerdekaan Indonesia bukanlah tanggungjawab pemerintah atau tokoh-tokoh pahlawan semata. Namun, kemerdekaan Indonesia merupakan tugas dan tanggungjawab seluruh warga Indonesia, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa.”

Selamat HUT Kemerdekaan Indonesia. Sekali merdeka, tetap merdeka. (*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.