BTS Meal Diserbu Army


 BTS meal McDonald's, diserbu ARMY. Maka, bisa jadi perkara pidana. Dua kalimat yang seolah tanpa hubungan kausalitas. Rancu, oleh kata: tentara (ARMY). Itulah yang terjadi Rabu (9/6/21). Dan, Polri bertindak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada pers, Rabu (9/6/21) mengatakan: "Pengelola McDonald’s akan kami undang untuk diklarifikasi.”

“Karena, itu menimbulkan kerumunan. Yang dilarang di masa pandemi sekarang,” kata Yusri.

BTS (Beyond the Scene) istilah untuk nama boyband asal Korea Selatan, Bangtan Sonyeondan. Terdiri tujuh cowok ganteng, kini top se-dunia. Nama boyband itu disebut BTS sejak Juli 2017. Penggemarnya disebut ARMY (Adorable Representative M.C for Youth).

McDonald’s (McD) memanfaatkan kebesaran nama BTS, meluncurkan BTS meal. Di 50 negara. Di Indonesia, paket makanan harga Rp 50 ribu, isinya aneka macam dalam goodie bag berlogo BTS Meal.

Isinya: 9 potong McNugget. Segelas minuman ukuran medium. Kentang goreng medium. Dua saus spesial, Chili Sweet Sauce dan Cajun Sauce. Harga Rp 50.000 termasuk pajak, untuk pembelian drive thru.

Jadinya, BTS meal diserbu ARMY.

McD Indonesia, setahun ini paling peduli pandemi. Awalnya membatasi jumlah pengunjung, agar berjarak. Ada petugas pembuka pintu restoran setiap pengunjug masuk. Supaya pengunjung tidak pegang gagang pintu. Akhirnya, hanya melayani pesanan, atau drive thru.

Di BTS meal, juga begitu. Dibuka Rabu (9/6/21) mulai pukul 11.00 WIB. Hanya melayani pemesanan. Tidak makan di gerai McD.

Akibatnya parah. Sopir ojek online (ojol) antre. Mengular. Di gerai McD di berbagai kota. Corona bisa menyebar di situ. Pelanggaran protokol kesehatan.

Di Surabaya, Malang, Kediri, semuanya menimbulkan kerumunan. 

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, kepada pers, Rabu (9/6/21) mengatakan, meminta semua gerai McD Surabaya ditutup. Menghindari kerumunan.

Di Surabaya, McD Basuki Rahmat, Plazza Marina dan McD Mulyosari ditutup paksa dengan didatangi pilisi dan Satpol PP. Di saat pemesanan bertumpuk, sopir ojol antre.

“Benar. Kita tegur dan imbau, supaya tak ada kerumunan. Ada banyak gerai resto McD di Surabaya. Tapi hanya tiga yang kita minta tutup sementara,” kata Hartoyo.

Tidak ada sanksi bagi pengelola McD. Karena dinilai, tidak ada unsur kesengajaan menimbulkan kerumunan.

Di Jakarta, apalagi. Di hampir semua gerai McD dikerumuni sopir ojol.

McD Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, ditutup hanya sekitar dua jam setelah buka pukul 11.00. karena antrean ojol mengular. Pada pukul 14.00 sudah sepi. 

Pintu McD Stasiun Gambir disegel. Dengan tiker 'Ditutup Sementara'  teregister 1213/BAP/JP/PI/2021 dan terhitung dari 9 sampai 10 Juni 2021.

Kapolsek Gambir, AKBP Kade Budiyarta kepada pers, mengatakan:

"Benar ditutup. Tadi menimbulkan kerumunan driver online. Sehingga kami bersama rekan dari Satpol PP dan TNI, mengimbau mereka untuk tidak berkerumun.”

Jumlah kasus Corona di berbagai wilayah Indonesia meningkat. Di Jakarta, antrean pasien Corona di Wisma Atlet Jakarta, panjang. Pasien berebut tempat untuk dirawat. Bahkan, ada isolasi lokal di sekitar Cilangkap, Jakarta Timur. 

Di Madura, Jatim, dan beberapa kota di Jateng, diisolasi lokal. Akibat jumlah kasus Corona meningkat. Di saat vaksinasi belum menyeluruh.

Larisnya BTS meal, tentu di luar dugaan. Baik pengelola McD maupun masyarakat. Mengingat daya beli masyarakat kini (diduga) sedang ancur-ancurnya.

Dibandingkan isi paket BTS (di atas) harga segitu gak terlalu murah. Hanya agak murah. Harga agak murah, dibanding daya beli yang rendah, mestinya laku wajar-wajar saja. Tapi, ini mengantre sampai mengular. Menimbulkan kerumunan.

Ada dua kemungkinan. Dugaan bahwa daya beli masyarakat ancur, tidak terbukti. 

Atau, popularitas K Pop Korsel itu yang mampu memaksa anak-anak milenial merengek, minta duit ortu. Para ARMY ini, makan nugget sambil membayangkan BTS.

Apa pun, peristiwa kerumunan ini terpantau para pengusaha. Bahwa masih ada daya beli masyarakat. Asal, produk dikreasi sedemikian rupa. (*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.