Sally, dari Germo Jadi Walikota

 

Sally Standford
Sally Standford. Foto: San Francisco Chronicle

Germo top Indonesia: Mami Dolly (Surabaya) - Hartono Ayam (Jakarta). Mereka kreatif. Dolly, 1960-an mengubah padang ilalang Putat Jaya jadi Gang Dolly. Hartono, 1990-an mengkreasi pelacur jadi upeti lobby bisnis dan politik. Top. 

Dolly dan Hartono, Anda sudah tahu semua. Tak perlu dibahas. Germo biasa.

Soal beginian kita kalah dengan Amerika. (apalagi soal lainnya). Amerika punya Sally Stanford, germo kemudian jadi Walikota Sausalito, San Francisco (1978).

Dikutip dari biografi Sally Stanford, dia lahir 5 Mei 1903 di Baker City, Oregon, Amerika (Stanford, Sally. The Lady of The House, New York, GP Putnam's Sons, 1966).

Ayah petani, ibu guru bahasa Inggris SD. Nama lahir: Marcia Busby. Panggilan: Marci. Anak ke dua dari 6 bersaudara. Dengan anak segitu, keluarga ini miskin.

1909 di desa Baker dibangun lapangan golf. Marci kecil berani mendekati pegolf, sekadar minta uang receh. Selalu dapat, dipakai jajan.

Marci kelas 3 SD, keluarga pindah ke Sunnyslope. Lebih desa lagi. Sekitar 5 km dari Desa Baker.

Tak lama, ortu meninggal. Sejak itu dia tidak sekolah lagi. Tapi dia cerdas, tomboi, pemberani.

Salah seorang bibi Marci, mengambil Marci dan saudara-saudaranyi. Tak lama juga, sang bibi meninggal saat Marci beranjak remaja.

Marci dan saudara-saudaranyi kemudian berpencar. Marci diambil paman yang tinggal bersama kakek-nenek di Santa Paula, California.

Di sana, di usia 14 dia pacaran dengan pemuda remaja, LeRoy Snyder. Mereka berhubungan seks.

Mereka kemudian menikah, setelah memalsukan data usia.

Pernikahan mereka hanya sembilan hari. Dibatalkan secara hukum, karena ketahuan pemalsuan data usia. Marcy-Snyder berpisah.

Di usia itu Marcy merantau ke Oregon. Dapat pekerjaan, pelayan restoran. Bisa nginap di situ pula.

Belum lama bekerja, dia diajak pemuda jualan miras (minuman keras). Pendapatan lebih besar dibanding pelayan restoran. Tapi illegal (Undang-undang Mann Act, 1910).

Marci dijebloskan ke penjara Oregon. Ini pengalaman pertama dibui.

Di dalam penjara, dia bagai sekolah. Di situ ada pembuatan bootlegging (semacam mengoplos aneka bahan, jadi miras). Marci belajar. Cepat bisa.

Bahkan, Marci aktif mengoplos. Menjual ke sesama napi. Duitnya pun banyak.

Marci bebas 1921 saat usia 18. Sendirian berkelana ke Ventura, California. Dia  bukan lagi remaja cemen.

Berbekal uang dagang oplosan di penjara, di Ventura membuat oplosan juga di Ventura.

Saat itu dia mengganti nama pertama kali (dia ganti nama berkali-kali) jadi Marcia Wells. Masih tetep ada Marcia-nya.

1923 di usia 20 Marci ketemu pria pengacara, Ernest Spagnoli. Gak banyak cing-cong, Marci segera menikah dengan Spagnoli. Dia pikir, biar aman nikah dengan pengacara.

Usai menikah, mereka pindah ke San Francisco.

Lima tahun pernikahan (1928), mereka bercerai, justru setelah belum lama mengadopsi bayi laki-laki.

Marcia membeli hotel kecil di 693 O'Farrell Street, San Francisco, pada 1929. Di situlah dia mengawali jadi germo. Merekrut beberapa pelacur.

Bertahan setahun, 1930, rumah bordil Marcia digerebek polisi juga. Penggerebekan diikuti wartawan. Pemberitaan menjulukinya ‘madame’.

Marcia mengubah nama lagi, jadi Sally Stanford, mendirikan rumah bordil lagi, di 610 Leavenworth Street, masih wilayah San Francisco. Kapasitas lebih besar dari sebelumnya.

Kali ini dia menggunakan strategi sogokan. Merangkul pengusaha, pejabat, tokoh, aparat, dengan kiriman pelacur.

Strategi itu membuat bisnisnya bertahan. Sampai 1941, ada kejadian sepele:

Gadis remaja usia 18 berkelahi di jalanan, ditangkap polisi.

Gadis itu kepada polisi, mengaku bekerja di tempat Sally Standford (sebagai pelacur). Dikonfirmasi ternyata benar. Sally lalu digelandang polisi.

Tidak dijelaskan detilnya, Sally kemudian dibebaskan. Pers menjulukinya “Madame San Francisco”.

Penerapan hukum kasus begini di sana waktu itu abu-abu. Tidak putih tidak hitam. Ada yang dihukum ada yang bebas.

Sejak itu, Sally Stanford tidak lagi jadi germo. Dia sudah 17 kali ditangkap polisi. Hanya dua kali dibui, termasuk kasus miras.

Dia lantas buka restoran "Valhalla". Di dekat Golden Gate, San Francisco. Pengunjungnya kalangan elit. Pebisnis, pejabat, yang dulu pernah disogok pelacur.

Dari situlah Sally bergaul dengan kalangan elit. Dia lalu ikut pilkada. Terpilih jadi Walikota Sausalito, 1976. Dia sampai menjabat dua periode.

Sally meninggal 1 Februari 1982. The New York Times menampilkan judul “Sally Stanford, Madam Who Became a Mayor” (NYT, 2 Februari 1982 section D, page 24).

Bagaimana mungkin, germo bisa jadi walikota, jika bukan karena penerapan hukum tentang prostitusi (di Amerika) masih abu-abu.

So, jangan kemana-mana, tulisan ini akan berlanjut soal hukum kasus begini. (*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.