Tragedi Mei ’98 Tekan Jiwa Cowboy


Karakter Ahok sangat keras. Itu tergambar dalam buku Ahok Biografi (seri 1 dan 2). Veronica sering mengatakan, bahwa suaminya berkarakter cowboy. Semakin ditekan, akan semakin melawan, jika dia tak bersalah.
------------------
Terjebak di Tragedi Mei ’98, Ahok bersikukuh tidak lari dari Indonesia. Karena dia merasa ditekan oleh situasi. Ditekan oleh kondisi yang menurutnya, tidak rasional.

Dalam logika Ahok begini: Ribuan orang menjarah supermarket, membakar mobil-mobil di jalanan, membakar toko-toko, melecehkan keturunan Tionghoa, memperkosa wanita di jalanan, lantas mengapa kondisi ini seolah dibiarkan aparat hukum?

Bukankah tindakan ribuan orang itu melanggar hukum? Sekarang dimana peran negara? Sepertinya, negara sudah tiada. Karena tidak mampu lagi mengatasi kekacauan yang mestinya dengan gampang bisa diatasi. Disebut gampang, sebab disitulah fungsi negara. Wewenang menegakkan supremasi hukum, melekat-lengket pada negara.

Coba, dengarkan penolakan Ahok atas ajakan Veronica agar mereka lari ke luar negeri. Dialog ini saat mereka berada dalam mobil, sedang jalan dikemudikan Ahok:

“Tidak… Kita tidak bersalah. Mengapa harus lari?”

Veronica heran mendengar jawaban suaminya. Jawaban itu rasanya hanya cocok untuk kondisi normal. Sedangkan kondisi saat itu, asli… tidak normal. Vero pun membalas:

“Betul… kita tidak bersalah. Tapi, ini chaos… Ini bahaya… keselamatan kita terancam…”

Suara Vero melengking tinggi. Dia panik luar biasa. Menangis…

Sebaliknya Ahok tetap tenang. Dia berusaha keras menenangkan Vero:

“Ini tanah air kita, sayang… Tumpah darah kita… Lahir dan mati kita disini… Mengapa kita harus lari dari sini?” sahut Ahok.

Vero tertegun. Kaget sekaget-kagetnya. Heran seheran-herannya.

Ada dua hal yang terlintas di pikiran Vero saat mendengar jawaban itu. Pertama, jawaban suaminya tidak rasional, mengingat kondisi sangat berbahaya.

Kedua, Ahok sungguh-sungguh menjiwai bahwa Indonesia negerinya (persis seperti judul buku Ahok Biografi karya Djono W. Oesman). Jiwa Ahok: Indonesia betul. Seolah-olah Ahok berkata: “Apa pun yang bakal terjadi, inilah Indonesia-ku… Tak ada apa pun yang mampu mengusir aku, dari Tanah Air-ku…”

Apa yang terjadi kemudian? Tunggu… (bersambung)
Bagi yang ingin memesan Buku BIOGRAFI AHOK, silakan hubungi :
DANANG WIKANTO (0896-2766-7454) 
Atau Facebook Fanspage : Ahok Biografi
Buku edisi 1 dengan judul "Tionghoa Keturunanku, Indonesia Negeriku, Membangun Bangsa Tujuanku" Harga diskon Rp 135.000,- (berlaku sampai 31 Januari 2016)
Ayo buruan diorder !!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.