NOVEL 728 HARI JADI FILM LAYAR LEBAR (6) : Pilih Ibunda Eva


Tokoh penting novel kisah nyata 728 Hari adalah Sugiarti, ibunda Eva Meliana. Meski jantung cerita pada Eva, tapi nyawa cerita di Sugiarti. Harus dipilih aktris yang benar-benar kuat. Sebab, dari dialah pesan moral cerita mengalir.
--------------------
Profil Sugiarti begini: Wanita desa, anak tentara, berpenampilan lugu, cerdas, agamis, dan.... tabah luar biasa.

Ketika Sugiarti kanak-kanak, dia membantu orang tua di dusun mengurus ayam. Dari perilaku ayam itulah dia mengambil inspirasi. Tentang perjuangan ibu kepada anaknya.

Pengamatan Sugiarti kecil terhadap ayam, menandakan dia suka menganalisis alam. Lalu dia kaitkan dengan kehidupan manusia, terutama diri sendiri. Sebagaimana perintah agama, agar kita mengamati tanda-tanda alam, untuk mengetahui kebesaran-Nya.

Cerdas, agamis, dan tabah. Itulah Sugiarti.

Nah, beredar bisik-bisik... bahwa tiga wanita hebat yang fotonya kami pampang itulah calon pemeran Sugiarti. Tentu saja, masih terbuka membicarakan alternatif lain.

Nomor satu: Astri Feizati Ivo, lahir di Jakarta 21 September 1964. Anak penyanyi terkenal di tahun 1960-an, Ivo Nilakreshna.

Banyak film dia bintangi. Antara lain, Tabah Sampai Akhir. Disitu dia tabah sampai babak-bunyek, kontekstual dengan kisah nyata novel kita.

Nomor dua: Cut Mini Theo, lahir di Jakarta 30 Desember 1973. Lulusan Fakultas Sastra Jepang, UI. Banyak film sudah dia mainkan. Tapi, yang menarik dia bermain sangat bagus di film Laskar Pelangi (2009). Film dengan jumlah penonton 4,6 juta orang.

Jumlah penonton Laskar Pelangi menempati ranking ke-4 Indonesia, di bawah Jelangkung (tolong jangan ketawa, karena jumlah penontonnya 5,7 juta). Pocong 2 (5,1 juta penonton) dan Ada Apa dengan Cinta (4,9 juta penonton).

Nomor tiga: Neno Warisman, lahir di Banyuwangi, Jatim, 21 Juni 1964. Lulusan Fakultas Sastra Prancis, UI. Banyak film dia bintangi. Kualitas aktingnya tak perlu diragukan lagi.

Filmnya, antara lain, Rindu Kami Pada-Mu (2005). Ini jadi film terbaik Asia di Osian’s Cinefan Festival ke-7 di New Delhi, India, 16-24 Juli 2005.

Sejak remaja dia main drama. Kini dia dikenal sebagai pendidik PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Kementerian Pendidikan Nasional.

Pembaca: Apakah Penulis tidak mau memilih salah satunya?

Penulis: Saya pasti punya pilihan. Tapi, posisi saya sekarang adalah mendengar orang lain.

Pembaca: Kalo gitu, apakah langsung kita serahkan publik memilih?

Penulis: Ya... mereka pembaca novelnya. Mereka calon penonton filmnya.

Pembaca: Wahaaaaiii.... kawan semua... silakan pilih.... Dan, pilihan kalian dipantau orang-orang penting.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.