RESENSI NOVEL 728 HARI Oleh Ayu Ratna Sundari

Ayu Ratna Sundari



RESENSI NOVEL
728 hari; Ladang Kebahagiaan Untuk Eva

Penulis                          : Djono W. Oesman
Penerbit                        : BEST MEDIA
Editor                            : Maskur Priatna
Tim riset                       : Danang wikanto, Dahlia Puspasari, Dian Dinihari, Dede Saptoadi
Desain Sampul             : Rumah Design
Penata Isi                      : Rumah Design
Cetakan                         : Pertama Oktober 2015
Isi                                  : 336 Halaman 20,5x13,3cm
Harga                            : Rp 75.000,-
ISBN                             : 978-602-73303-1-3

Tentang penulis : Djono W. Oesman mengawali karir wartawan Jawa Pos, 1 Agustus 1984 disurabaya. Jabatan terakhir redaktur pelaksana Indo Pos (anak jawa Pos dijakarta) 2008. Dilanjut, redaktur pelaksana indonesiarayanews.com. dia pernah dinobatkan menjadi penulis features terbaik Jawa Pos.

1. Sinopsis
Lupus? Apa yang ada dibenak kita apabila mendengar kata Lupus? Ya, salah satu penyakit langka yang berbahaya dampaknya. Penyakit yang menggerogoti organ tubuh ini menyerang beberapa organ vital manusia seperti ginjal, hati, dan lain-lain. Lalu bagaimana hidup orang-orang dengan Lupus atau Odapus menjalani hidup yang dibayang-bayangi dengan penyakit yang disebut juga penyakit Seribu Wajah ini?
Novel 728 hari ini terinspirasi dari kisah nyata yang mengharukan dari Eva Meliana Santi salah satu Odapus yang berjuang selama bertahun-tahun untuk melawan Lupus yang terus merusak tubuhnya.

Eva di diagnosa terkena Lupus sejak usia nya belum menginjak 14 tahun. Dokter mengatakan bahwa waktu untuk bertahan dengan Lupus hanya 2 Tahun. Dokter yang menangani eva berpesan agar eva menggunakan sisa hidupnya untuk bermanfaat untuk orang lain dan menjalankan ibadah.

Eva yang mendengarkan ucapan dokter bahwa bertahan dengan Lupus hanya 2 Tahun, eva berfikir usia nya tinggal 728 hari lagi. Disitu eva berniat untuk menjadikan sisa hidupnya untuk bermanfaat bagi orang lain. Setiap hari yang eva lakukan menghitung mundur usianya.

Bahkan di usia belia itu Eva harus menjalani operasi yang untuk sebagian orang itu hal yang sangat menyeramkan. Eva menjalani Bone Marrow Procedure (BMP) diusia belum 14 tahun. BMP adalah tindakan medis untuk mengambil cairan sumsum tulang belakang untuk diperiksa. Untuk melakukan tindakan medis itu punggung eva harus dibor yang mata bor nya terbuat dari bahan logam.

Tentu saja hal ini membuat keluarga Eva terutama ibundanya merasa sedih, tapi Eva berusaha untuk tidak mengeluh dan tetap ceria seperti biasa untuk tidak membuat ibu dan ayahnya tambah bersedih. Perjuangan ibunda yang merawat Eva tanpa letih, setiap malam harus terpaksa bergadang, dan melayani Eva yang apabila lupus kambuh dan mengharuskan Eva di opname. Ibunda Eva yang tabah dan tetap menjaga komitmen dirinya sebagai seorang ibu.

Tapi Tuhan berkehendak lain, dihari ke 728 Eva menantikan maut yang akan membawanya pergi tapi maut itu tidak kunjung datang. Tuhan memberikan bonus usia kepada Eva sampai Eva bisa bermanfaat bagi orang lain. Dan yang terindah Eva bisa menikah dengan laki-laki yang dia cintai.

Nanan kakak kelas eva di SMA laki-laki yang mencintai Eva walaupun ia tahu bahwa Eva bertemankan Lupus. Ia tetap bertahan dengan Eva dan memberikan kasih sayang yang tulus. Walaupun di tengah pernikahan Nanan sempat merasa lelah karena harus menghadapi Eva yang terus kambuh. Dan bukan hanya lelah jasmani tapi sudah banyak uang yang dikeluarkan untuk pengobatan Eva. Sampai angin segar pun datang bersama kabar hamil nya Eva. Tapi Eva keguguran dan harus menerima kenyataan bahwa dia dan nanan kehilangan calon bayinya.

Setelah lama berhasil lolos dari maut yang disebabkan lupus Eva mengagumi sosok mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Eva merasa senasib dengan Dahlan yang menulis buku tentang kisah diri ganti liver di Tiongkok, senasib sama-sama diberi bonus umur oleh Tuhan.
Sampai pada akhirnya Eva pun menyerah pada lupus dan maut yang dihitung mundur pun datang. Selasa, 1 April 2014 Eva meliana santi menghembuskan nafas terakhirnya dan Eva pun meninggalkan segala rasa kesakitannya dan segudang cerita yang sangat menginspirasi.


2. Keunggulan dan Kelemahan Kualitas Cerita
    - Keunggulan
Dibuka cerita yang tidak klise, alur cerita yaitu alur mundur dimana penulis menceritakan tentang Eva sewaktu masih hidup. dan banyak juga membahas pengetahuan kesehatan, kerja organ tubuh dan banyak perumpamaan yang membuat drama dalam novel ini sehingga pembaca bisa merasakan apa yang diceritakan.
    - Kelemahan
Karena keterbatasan ingatan dari narasumber jadi ada bagian-bagian cerita  yang kurang akurat.
         
3. Keunggulan dan Kelemahan teknik penulisan dan gaya bahasa
    - Keunggulan
            Teknik penulisan dan gaya bahasa yang digunakan kalimat yang pendek pers dan gaya bahasa yang santai sehingga mudah dimengerti. Gaya tulisan dengan bercerita di lihat dari penulis menjelaskan sesuatu dengan perumpamaan.
    - Kelemahan
Penulisan cerita banyak terdapat kata-kata yang kurang lengkap, kurang huruf.
4. Perbandingan dengan Novel Sejenis (True Story)
            Perbandingan dengan Novel True Story lain novel ini cukup baik walaupun ada beberapa kekurangan yang terdapat didalamnya, tapi tidak mengurangi manfaat dari novel ini sendiri.
5. Kesimpulan
            Novel ini cukup menarik karena diangkat dari kisah nyata yang mengajarkan kita tidak perduli lama kita hidup tapi bagaimana kita hidup dan bermanfaat bagi orang lain. Seorang odapus saja bisa berbuat sesuatu yang melebihi orang sehat, lalu bagaimana dengan kita yang memiliki jasmani yang sehat dan banyak waktu? Oleh karena itu kita harus lebih menghargai waktu.



Penilaian Resensi :
Skala Penilaian (1-10)
1. Pemahaman Tentang Novel : 8
Ayu Ratna Sundari cukup memahami isi novel 728 Hari. Terlihat dari resensi yang dibuatnya. Hal ini penting sebelum membuat resensi sebuah buku atau novel. Namun ada beberapa bagian penting tidak dicantumkan dalam resensinya.

2. Wawasan Bacaan : 5
Ada kekurangan dari wawasan bacaan. Penulis resensi tidak mencantumkan apa kompetitornya saat memberikan Keunggulan dan Kelemahan.

3. Gaya Penulisan Resensi : 7
Teknik penulisan sudah baik. Paragraf pembukanya menarik.  Resensinya tidak terlalu panjang, namun mewakili isi novel. Gaya penulisannya juga terstruktur dengan baik. Kekurangannya sering menggunakan kalimat panjang. Judul kurang tepat, serta sudah mengungkap plot dari 728 Hari dalam sinopsis.

4. Keaslian & Penilaian : 8
Penulis resensi ini murni membuat resensi sendiri. Tidak mencontoh resensi atau sinopsis yang sudah ada. Penilaiannya terhadap 728 Hari juga tergolong objektif.

5. Unsur Resensi : 7
Resensi ini cukup lengkap, karena memiliki sinopsis, identitas buku, info penulis, dll

TOTAL POIN : 35

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.